merindukan purnama

Wahai teman,

Terima kasih atas kasih yang dikongsi, terima kasih atas sayang yang diberi, terima kasih atas cinta? Ah tidak mungkin itu mampu kau berikan wahai teman. Kerna cintamu hanya untukNYA, DIA selayaknya kau berikan cinta itu. InsyaAllah semoga aku turut bisa menyamani renjisan cinta itu.

Begitu juga aku wahai teman, hanya kasih bisa ku kongsikan, hanya sayang bisa kuberikan, tapi kuharap biarlah cinta itu aku suburkan buat DIA yang berhak untuk aku cintai. InsyaAllah semoga wangian cinta itu membahagiakan kamu selamanya.

Wahai teman….

Sukarnya dalam untuk aku mengatakan kasih, kelu lidah menuturkan sayang. Maafkan aku, teman….tersukar juga untuk meletakkan harapan hanya pada makhluk ciptaanNYA. Kerna aku tahu kamu juga sepertiku, kemampuan dan kudrat itu tergantung harap hanya pada Yang Maha Memiliki. Teman, biarlah kita sama-sama letakkan harapan itu hanya pada Yang Maha Menunaikan Harapan. Agar lunturnya ikhlas itu bersama dan sebati dalam nilai ukhuwah yang ingin dibina.

Wahai teman…

Mungkin aku salah dalam mentafsirkan cinta, mungkin aku silap dalam mentafsirkan kasih dan juga mungkin aku pincang dalam mentafsirkan sayang. Tapi aku berharap, tafsiran itu menghadirkan nilai ikhlas yang ada. Semoga juga hadirnya nilai bahagia yang ingin diraihi dan bisa menjadikan ia suatu modal mencapai redhanya Al Arif…

Kerna juga bahagia yang mutlak hanya bahagia kerna DIA……wallahu’alam….

dia sepi di sini

tak seperti yang lain

walau sudah takdirnya

namun dia tetap tersenyum

bahagialah bila

kau masih punya mimpi

hidup hanya sekali

berikanlah yang terbaik

merindukan purnama

bertahan walau di dalam duka

bersyukur hanyalah kita

masih banyak yang sayangi kita

merindukan purnama

meraih cinta…….

cinta yang menyatukan kita


Salam sayang buat teman,

-4114……. J~

Comments

Popular Posts